
Metaplanet telah mengumumkan penerbitan obligasi baru senilai 8 miliar yen, atau sekitar $50 juta, untuk mendanai pembelian Bitcoin lebih lanjut. Perusahaan penyimpanan aset Bitcoin asal Jepang ini menyatakan obligasi tersebut tanpa bunga.
Penerbitan obligasi tersebut sepenuhnya dibeli oleh EVO Fund, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Kepulauan Cayman. EVO Fund juga telah mendukung penawaran Metaplanet sebelumnya, menjadikan ini penerbitan obligasi ke-20 perusahaan tersebut.
Metaplanet terus membangun posisinya di Bitcoin sejak April 2024. Perusahaan ini adalah pemegang aset digital korporat terbesar di Jepang dan tetap menjadi salah satu perusahaan penyimpan aset Bitcoin paling aktif.
Metaplanet membeli 5.075 BTC pada kuartal pertama tahun 2026. Ini membuat total kepemilikan Bitcoin-nya mencapai 40.177 BTC per 31 Maret.
Angka tersebut menempatkan Metaplanet sebagai perusahaan penyimpan aset Bitcoin terbesar ketiga secara global. Strateginya mengikuti model yang digunakan oleh perusahaan publik lain yang memegang Bitcoin sebagai aset kas utama.
Penerbitan obligasi terbaru menunjukkan bahwa Metaplanet berencana untuk terus menambah Bitcoin meskipun pasar bergejolak. Perusahaan tersebut tidak menyatakan waktu pasti pembelian Bitcoin berikutnya.
Terlebih lagi, penggalangan dana baru ini datang setelah Metaplanet melaporkan kerugian bersih sebesar $619 juta untuk tahun fiskal 2025. Kerugian tersebut sebagian besar terkait dengan kerugian valuasi yang belum direalisasi pada kepemilikan Bitcoin-nya.
Kerugian yang belum direalisasi mencerminkan perubahan nilai aset yang belum dijual. Bagi perusahaan penyimpan aset Bitcoin, kerugian semacam itu dapat muncul selama periode kelemahan pasar, bahkan ketika perusahaan terus memegang aset tersebut.
Keputusan Metaplanet untuk mengumpulkan lebih banyak dana menunjukkan bahwa mereka belum beralih dari pendekatan yang berfokus pada Bitcoin. Struktur tanpa bunga juga membatasi biaya pinjaman langsung bagi perusahaan.
Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan sekitar $77.800, naik sekitar 10% selama sebulan terakhir. Pemulihan ini menyusul tekanan pasar sebelumnya yang terkait dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Aset tersebut tetap di bawah harga tertinggi sepanjang masanya pada Oktober 2025 sekitar $126.000. Meskipun demikian, kenaikan baru-baru ini telah mendukung perhatian baru terhadap strategi penyimpanan aset Bitcoin oleh korporasi.
Penjualan obligasi terbaru Metaplanet menambah rencana akumulasi yang sedang berlangsung. Hasil perusahaan di masa depan akan tetap terikat pada pergerakan harga Bitcoin dan kemampuannya untuk mengelola risiko kas.