
Pasar kripto membuka Mei dengan nada yang lebih kuat saat para trader bereaksi terhadap likuidasi posisi short, permintaan ETF Bitcoin, dan selera risiko yang lebih luas.
Crypto.news melaporkan beberapa berita yang menggerakkan pasar hari ini, dipimpin oleh pergerakan Bitcoin mendekati $77.000, tekanan pada penjual short, dan perdebatan baru seputar saham STRC Strategy.
Pembaruan terbaru menunjukkan pasar masih didorong oleh leverage dan arus institusional. Namun, risiko tetap terlihat di seluruh derivatif, geopolitik, dan ekuitas kripto yang terkait dividen.
Kapitalisasi pasar kripto total naik sekitar 1,2% pada hari Jumat karena likuidasi posisi short paksa membantu mengangkat harga. Bitcoin diperdagangkan mendekati $77.000, sementara Ethereum bertahan di sekitar $2.200. Altcoin utama, termasuk XRP, BNB, dan Solana, juga bergerak naik sekitar 1% hingga 2%.
Lebih dari $150 juta posisi kripto dilikuidasi dalam waktu 24 jam. Sekitar 70% dari posisi tersebut adalah posisi short. Ini berarti banyak trader yang bertaruh pada harga yang lebih rendah harus menutup posisi mereka karena harga bergerak lebih tinggi.
Selain itu, ETF Bitcoin spot AS terus mencatat arus masuk di atas $200 juta per hari. Arus masuk ini mendukung Bitcoin bahkan ketika risiko geopolitik tetap tinggi karena ketegangan AS–Iran.
Saham teknologi juga membantu meningkatkan sentimen pasar. Saham Alphabet melonjak sekitar 10% setelah pendapatan kuat dari bisnis cloud dan AI-nya. Saham terkait kripto, termasuk Coinbase dan MicroStrategy, juga bergerak lebih tinggi bersama Bitcoin.
Tingkat pendanaan Bitcoin tetap negatif selama 46 hari berturut-turut, menandai periode terpanjang sejak tahun 2023. Di pasar perpetual futures, pendanaan negatif berarti trader short membayar trader long untuk mempertahankan posisi terbuka.
Tekanan pendanaan yang berkepanjangan mungkin telah mengikis 30% hingga 40% margin short sebelum short squeeze akhir. Lebih dari $427 juta posisi short kemudian dilikuidasi saat Bitcoin mendorong menuju level penembusan $80.000.
Laporan itu juga mengaitkan short squeeze dengan katalis baru, termasuk pembelian Bitcoin senilai $2,54 miliar oleh Strategy. Langkah ini menambah tekanan pada posisi short yang sudah lemah.
CEO Strategy, Phong Le, mempromosikan STRC sebagai produk pendapatan, dengan mengutip dividen variabel 11,5%. Ia juga mengatakan secara pribadi membeli STRC senilai $250.000.
Namun, pengungkapan Strategy menyatakan bahwa dividen tidak dijamin. Dewan perusahaan dapat menangguhkan pembayaran atau menyesuaikan tingkat kapan saja. Pengungkapan tersebut juga menyatakan tidak ada jaminan pengembalian pokok.