
CME Group secara resmi mengukuhkan statusnya sebagai pusat institusional utama untuk aset kripto, secara signifikan memperluas jajaran produknya melampaui "tiga besar" — Bitcoin, Ethereum, dan XRP.
Menurut pengumuman terbaru, penawaran kontrak berjangka kripto CME kini mencakup Avalanche (AVAX) dan Sui (SUI). Bursa menerapkan struktur dua tingkat standarnya untuk memaksimalkan cakupan partisipan. Ada kontrak standar 5.000 AVAX dan kontrak berjangka mikro 500 AVAX, serta kontrak standar 50.000 SUI dan kontrak berjangka mikro 5.000 token.
Our Crypto product suite is growing with new Avalanche and Sui futures. 🚀
— CME Group (@CMEGroup) April 7, 2026
Available in both larger and Micro sizes, these contracts will offer the capital efficiency and versatility to expand your strategy. https://t.co/tAi0nZXh83 pic.twitter.com/kgbWzHyWTU
Penambahan ini melengkapi kontrak berjangka yang sebelumnya diluncurkan untuk Cardano, Chainlink, dan Stellar. Hasilnya, CME Group telah membangun keranjang penuh derivatif yang teregulasi pada kripto alternatif paling likuid.
Faktor kunci pada tahap ini adalah persiapan untuk 29 Mei 2026, ketika CME akan mentransisikan perdagangan derivatif kripto ke jadwal 24 jam tanpa akhir pekan. Keputusan ini didorong oleh kinerja rekor pada bulan Maret. Volume perdagangan harian rata-rata meningkat 19% secara tahunan, sementara nilai nosional harian mencapai hampir $8 miliar untuk pertama kalinya.
Para pemain besar seperti Volatility Shares dan Plus500US mengonfirmasi bahwa perluasan daftar aset ini secara langsung terkait dengan permintaan kuat dari dana lindung nilai (hedge fund) dan manajer aset untuk instrumen yang efisien modal.
Pada April 2026, CME Group bertujuan untuk secara efektif menghilangkan hambatan antara instrumen keuangan tradisional dan aset kripto yang volatil, menawarkan pasar infrastruktur yang aman untuk beroperasi di berbagai ekosistem blockchain.