can-consensus-2026-spark-pi-networks-next-move
Apakah Consensus 2026 dapat memicu langkah berikutnya jaringan Pi?
Pi Network akan mensponsori Consensus 2026 di Miami, dengan kedua pendirinya dijadwalkan untuk berbicara. Chengdiao Fan dan Nicolas Kokkalis akan membahas AI, Web3, dan verifikasi identitas online. Peningkatan Protocol 22 dan Protocol 23 dapat mendukung kontrak pintar dan pertumbuhan ekosistem Pi yang lebih luas.
2026-04-26 Sumber:crypto.news

Pi Network akan menjadi sponsor Consensus 2026 di Miami, menempatkan proyek ini di hadapan pengembang blockchain, investor, dan tokoh kebijakan. 

Ringkasan
  • Pi Network akan mensponsori Consensus 2026 di Miami, dengan kedua pendirinya dijadwalkan untuk berbicara.
  • Chengdiao Fan dan Nicolas Kokkalis akan membahas AI, Web3, dan verifikasi identitas daring.
  • Peningkatan Protokol 22 dan Protokol 23 dapat mendukung kontrak pintar dan pertumbuhan ekosistem Pi yang lebih luas.

Acara ini terjadi saat jaringan tersebut mencoba mengubah basis penggunanya yang besar menjadi aktivitas ekosistem yang lebih luas.

Kedua pendiri bersama proyek ini, Nicolas Kokkalis dan Chengdiao Fan, akan berbicara selama konferensi. Sesi mereka akan berfokus pada infrastruktur blockchain Pi, identitas digital, kecerdasan buatan, dan pengembangan aplikasi di masa depan.

Para Pendiri Akan Membahas AI, Web3, dan Identitas

Chengdiao Fan dijadwalkan berbicara pada 6 Mei. Presentasinya akan membahas bagaimana blockchain Pi, sistem identitas terverifikasi, dan jaringan pengguna global dapat mendukung produk yang dibangun untuk era AI dan Web3.

Nicolas Kokkalis akan berbicara pada 7 Mei dalam sebuah panel tentang membuktikan identitas manusia secara daring sambil melindungi privasi pengguna. Topik ini semakin mendapat perhatian karena alat kecerdasan buatan membuat peniruan identitas daring menjadi lebih mudah.

Pi Network menyatakan dalam sebuah unggahan X, “Kedua Pendiri Pi akan menjadi pembicara di konferensi Consensus 2026.” Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa Fan akan membahas infrastruktur Pi dan jaringan identitas terverifikasi.

Terlebih lagi, Pi Network terus menyajikan verifikasi identitas sebagai salah satu fitur utamanya. Proyek ini menggunakan model berbasis KYC yang menggabungkan pemeriksaan manusia dan alat berbasis AI untuk memverifikasi pengguna.

Jaringan ini mengklaim memiliki lebih dari 18 juta pengguna terverifikasi. Jaringan ini juga mengatakan bahwa sistemnya telah menyelesaikan ratusan juta tugas verifikasi di seluruh komunitasnya.

Pendekatan ini menempatkan Pi Network di antara proyek-proyek blockchain yang mencoba membangun sistem proof-of-personhood. Pi juga menggunakan desain mobile-first-nya untuk menjangkau pengguna di berbagai pasar.

Peningkatan Protokol Menandai Fase Transisi

Penampilan Pi Network di Consensus 2026 terjadi selama transisi teknis proyek ini. Operator node harus melakukan peningkatan ke Protokol 22 sebelum 27 April, atau node yang gagal dapat dihapus dari dukungan jaringan aktif.

Protokol 22 mendukung perangkat lunak node dan aplikasi desktop. Peningkatan ini juga mempersiapkan jaringan untuk Protokol 23, yang diperkirakan akan hadir pada bulan Mei dan dirancang untuk mendukung kontrak pintar.

Standar token PiRC1 yang direncanakan juga mengindikasikan dorongan ekosistem yang lebih luas. Peningkatan ini dapat membantu pengembang membangun lebih banyak aplikasi di Pi Network.

Harga koin Pi naik 5,30% dalam 24 jam untuk diperdagangkan mendekati $0,180, menurut data CoinGecko. Pergerakan ini terjadi seiring perhatian pasar beralih ke peran Pi Network di Consensus 2026 dan perubahan jaringan yang direncanakannya.