
Pendiri Cardano Charles Hoskinson turut campur dalam perselisihan antara Emin Gün Sirer dari Avalanche dan Brad Garlinghouse, CEO Ripple, dengan mengejek salah satu slogan utama penggemar ekosistem XRP.
Pemicunya adalah postingan April Mop oleh Emin Gün Sirer. Kepala Ava Labs bercanda "mengumumkan" bahwa bank-bank secara massal memilih teknologi Ripple tetapi mengklarifikasi semenit kemudian bahwa itu hanyalah lelucon.
Lelucon itu bukan tanpa sengaja. Sirer telah lama mengkritik model terpusat Ripple dan rencananya untuk meluncurkan stablecoin, menyebutnya "langkah mundur" bagi industri. Garlinghouse, sebagai tanggapan, mengatakan bahwa Ripple "mendominasi pikiran" saingannya.
Sehari setelahnya, Charles Hoskinson bergabung dalam diskusi dengan komentar singkat namun lugas: “But it’s the Standard!!!”
But it's the standard!!!
— Charles Hoskinson (@IOHK_Charles) April 2, 2026
Frasa ini adalah rujukan langsung ke slogan lama komunitas XRP, yang digunakan oleh para pendukung koin tersebut untuk mempromosikan gagasan bahwa XRP akan menjadi jembatan terpadu untuk semua pembayaran lintas batas global. Ironi Hoskinson menyoroti skeptisismenya terhadap klaim Ripple tentang dominasi global di sektor perbankan.
Ketajaman reaksi Hoskinson menarik dalam konteks peristiwa akhir Maret 2026, ketika pencipta Cardano secara terbuka menentang Clarity Act yang didukung Ripple.
Menurutnya, RUU tersebut menciptakan kondisi eksklusif untuk XRP, secara efektif menetapkan statusnya sebagai “standar” di tingkat legislatif, yang dapat berdampak negatif pada proyek-proyek terdesentralisasi seperti Cardano.
Per April 2026, ketiga proyek — Cardano, Avalanche, dan XRP Ledger — berada dalam fase persaingan aktif untuk pasar tokenisasi aset dunia nyata (RWA).
Sementara Ripple berfokus pada koridor lintas batas, Avalanche mempromosikan subnet institusionalnya, dan Cardano bertaruh pada keamanan berbasis penelitian, menjadikan bentrokan publik semacam itu sebagai hasil yang tak terhindarkan dari persaingan ketat.