
Jaringan Solana telah mengintegrasikan XRP, demikian pengumuman pada hari Jumat.
Integrasi ini, yang telah dikerjakan selama beberapa bulan, menjembatani kesenjangan antara dua ekosistem paling terkemuka di industri cryptocurrency.
Aset ini telah diluncurkan sebagai token terbungkus (wrapped token), yang diberi nama wXRP.
Solana Foundation bermitra dengan LayerZero dan Hex Trust, dua penyedia infrastruktur utama, untuk memfasilitasi langkah lintas-rantai (cross-chain) besar ini.
LayerZero adalah protokol interoperabilitas omnichain terkemuka, yang menangani mekanisme bridging untuk mentransfer nilai dengan aman antara XRP Ledger asli dan blockchain Solana. Hex Trust adalah kustodian aset digital yang bertanggung jawab untuk memegang cadangan XRP dasar yang mendukung token wXRP yang baru dicetak di Solana.
Pengumuman tersebut mencatat bahwa XRP Ledger dirancang khusus untuk transaksi yang "cepat" dan "berbiaya rendah". Sekarang, pemegang XRP akan dapat terpapar pada ekosistem DeFi Solana yang luas.
Integrasi ini akan menyuntikkan likuiditas lintas-rantai segar ke dalam ruang DeFi Solana.
Perlu dicatat bahwa wXRP telah diluncurkan secara bersamaan di beberapa aplikasi terkemuka dari "pembunuh Ethereum" yang populer.
wXRP secara native didukung oleh dompet Phantom yang populer. Sejumlah bursa terdesentralisasi (decentralized exchanges) dan pembuat pasar otomatis (automated market makers/AMMs) utama, termasuk Jupiter Exchange, Meteora, dan Titan Exchange, telah mendukung token terbungkus tersebut.