
Bitcoin melonjak tajam pada 23 Maret setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington telah mengadakan pembicaraan konstruktif dengan Iran dan akan menunda serangan militer yang direncanakan selama lima hari.
Langkah ini mengangkat sentimen pasar setelah beberapa sesi tekanan yang terkait ketegangan di Timur Tengah. Kebangkitan tersebut juga memicu gelombang likuidasi posisi short di seluruh pasar kripto.
Bitcoin sempat turun di bawah $68.500 pada awal sesi karena para trader bereaksi terhadap ketidakpastian geopolitik dan sentimen risk-off yang lebih luas. Aset tersebut kemudian berbalik arah dalam hitungan jam dan naik sekitar $3.000, mencapai $71.500 sebelum melepas sebagian kenaikan tersebut.
Pada saat pelaporan, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $71.000. Pergerakan ini menandai kembalinya pertama kali ke wilayah $71.500 sejak Kamis lalu dan menunjukkan betapa cepatnya sentimen bergeser setelah komentar terbaru Trump tentang situasi Iran.
Trump mengatakan Amerika Serikat dan Iran telah mengadakan “pembicaraan yang sangat baik dan produktif” selama dua hari sebelumnya. Dia juga mengatakan telah menginstruksikan “Departemen Perang” untuk menunda aksi militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari sambil pembicaraan masih berlangsung.
Pernyataan tersebut mengindikasikan kemungkinan meredanya ketegangan setelah berminggu-minggu konflik. Ini juga muncul sekitar 36 jam setelah Trump memperingatkan akan “menghancurkan” Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali dengan aman, menjadikan perubahan nada ini sebagai faktor kunci dalam reaksi pasar.
Pemulihan cepat Bitcoin mengejutkan para trader bearish. Data dari CoinGlass menunjukkan hampir $270 juta posisi short dilikuidasi dalam satu jam terakhir saat harga bergerak naik.
Total likuidasi di seluruh pasar kripto mencapai sekitar $780 juta pada saat pelaporan. Lebih dari 200.000 trader dilikuidasi dalam periode yang sama, menunjukkan besarnya pembalikan mendadak dan tekanan pada posisi yang menggunakan leverage.