
Raksasa kecerdasan buatan Anthropic telah mengajukan dokumen kepada Komisi Pemilu Federal untuk membentuk komite aksi politik, menandakan langkah yang lebih dalam ke dalam politik AS seiring memanasnya pertarungan kebijakan AI dan perseteruannya yang berkelanjutan dengan Gedung Putih.
Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini mendaftarkan Komite Aksi Politik Anthropic PBC, yang dikenal sebagai AnthroPAC, dalam pengajuan pada hari Jumat. Komite ini terstruktur sebagai dana terpisah yang terkait dengan perusahaan, dan diizinkan untuk memberikan donasi politik yang didanai oleh kontribusi karyawan. Menurut laporan dari Bloomberg, kontribusi tersebut dibatasi hingga $5.000 per karyawan.
Komite aksi politik (PAC) yang didanai karyawan memungkinkan perusahaan mengumpulkan kontribusi sukarela dari karyawan dan mendistribusikan dana tersebut kepada kandidat dan komite politik.
Perusahaan teknologi lain yang telah mendirikan PAC politik termasuk Google, Microsoft, dan Amazon. Pada tahun 2024, ketiga PAC tersebut saja menyumbangkan lebih dari $2,3 juta kepada kandidat politik AS, menurut data keuangan kampanye oleh kelompok riset nirlaba OpenSecrets. Meskipun kontribusi diberikan kepada Republik dan Demokrat, donasi lebih condong ke kandidat GOP selama musim kampanye 2024.
Langkah Anthropic ini terjadi di tengah konflik yang meningkat dengan pemerintahan Presiden Donald Trump mengenai penggunaan militer sistem AI-nya.
Pada bulan Februari, Trump memerintahkan lembaga federal untuk berhenti menggunakan teknologi Anthropic menyusul perselisihan antara perusahaan dan Pentagon mengenai bagaimana militer dapat mengerahkan model AI Claude miliknya. Meskipun ada ultimatum dari Departemen Pertahanan AS, Anthropic menolak tuntutan Pentagon untuk menghapus pengamanan yang melarang sistem tersebut digunakan untuk pengawasan domestik massal atau senjata mematikan yang sepenuhnya otonom.
Pada bulan Maret, Anthropic mengajukan gugatan federal yang menentang keputusan pemerintah untuk melabeli perusahaan tersebut sebagai "risiko rantai pasokan" keamanan nasional, sebuah sebutan yang melarang kontraktor Pentagon berbisnis dengan perusahaan tersebut. Perusahaan berargumen bahwa langkah tersebut adalah pembalasan atas penolakannya untuk melonggarkan pembatasan penggunaan militer AI-nya.
Minggu lalu, Hakim Distrik AS Rita Lin mengeluarkan perintah awal yang memblokir penegakan sebutan tersebut, menemukan bahwa tindakan pemerintah kemungkinan melanggar Amandemen Pertama dan hak proses hukum yang semestinya dari Anthropic.
Anthropic belum secara terbuka membahas pembentukan PAC tersebut. Namun, hal ini muncul saat legislasi kecerdasan buatan menjadi isu yang berkembang di Washington menjelang pemilihan paruh waktu AS, dan menggarisbawahi bagaimana pengembang AI berharap dapat memengaruhi kebijakan hingga tahun 2027. Pada bulan Februari, sebuah laporan oleh CNBC mengatakan bahwa pada tahun 2026, Anthropic memberikan donasi sebesar $20 juta kepada Public First Action, sebuah kelompok yang mendukung upaya untuk mengembangkan pengamanan AI.
Anthropic tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Decrypt.