
Keruntuhan Zondacrypto telah berkembang menjadi krisis pidana dan regulasi setelah bursa tersebut ditutup pada April 2026, menyebabkan ribuan pelanggan tidak dapat menarik aset mereka.
Investigasi baru yang diterbitkan oleh NYT pada 23 Agustus mengkaji hilangnya pendiri Sylwester Suszek dan ketidakhadiran penggantinya, Przemysław Kral. Namun, laporan terverifikasi menunjukkan bahwa keadaan mereka berbeda.
Suszek belum terlihat sejak Maret 2022. Kral, sebaliknya, dilaporkan berada di luar Polandia, termasuk di Israel. Pihak berwenang dan jurnalis belum secara independen mengkonfirmasi bahwa ia hilang.
Jaksa Polandia sedang menyelidiki kemungkinan penipuan yang terkait dengan bursa tersebut. Kerugian pelanggan melebihi 350 juta zloty, atau sekitar $96 juta, menurut Reuters.
Ribuan pelanggan dilaporkan tidak dapat mengakses uang mereka. Zondacrypto tidak menanggapi permintaan Reuters untuk komentar pada bulan Mei, sementara Suszek maupun Kral tidak dapat dihubungi.
Situs web bursa tersebut tidak dapat diakses pada 23 April. ZND, token yang terkait dengan perusahaan, kemudian kehilangan hampir seluruh nilai pasarnya. Pelacak pasar yang tersedia sekarang menunjukkan tidak ada pasangan perdagangan Zondacrypto yang aktif atau volume yang dilaporkan.
Krisis ini juga telah memasuki perdebatan regulasi Polandia. Seperti yang sebelumnya dilaporkan oleh crypto.news, parlemen negara itu sedang mempertimbangkan rancangan undang-undang kripto yang bersaing yang mencakup wewenang penegakan hukum, pembekuan akun, dan sanksi.
Suszek menghilang pada 10 Maret 2022, setelah melakukan perjalanan untuk rapat di Czeladź, Polandia. Dia telah mendirikan BitBay, pendahulu Zondacrypto, pada tahun 2014.
NYT melaporkan bahwa keluarganya menerima pesan yang mengklaim bahwa ia telah diculik dan para penculiknya menginginkan bitcoin. Pesan-pesan tersebut dan keterangan keluarga tidak dapat memastikan apa yang akhirnya terjadi padanya.
Seorang mantan rekan, Marian Wszolek, kemudian didakwa sehubungan dengan tuduhan penculikan dan pencucian uang, menurut surat kabar tersebut. Nasib Suszek masih belum terpecahkan, dan tidak ada putusan pengadilan yang dikutip secara publik yang menetapkan bahwa ia meninggal.
Kral kemudian menjadi pemimpin publik bursa dan mengawasi rebranding-nya menjadi Zondacrypto. Reuters melaporkan pada bulan Mei bahwa media Polandia telah menemukannya di Israel, tempat ia dilaporkan memiliki kewarganegaraan. Laporan lain menempatkannya di Dubai, namun klaim tersebut masih belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.
Sebelum penutupan, Kral menolak laporan bahwa Zondacrypto tidak solven. Ia berargumen bahwa peneliti blockchain hanya memeriksa hot wallet yang terlihat dan melewatkan aset yang disimpan secara offline.
Kral mengklaim bursa tersebut menguasai lebih dari 4.500 BTC. Ia juga mengatakan Suszek tetap memiliki akses ke dompet yang terkait dengan dana tersebut. Klaim bahwa “pendiri yang hilang adalah satu-satunya orang yang bisa membukanya” tetap menjadi klaim perusahaan yang tidak terverifikasi karena Zondacrypto tidak mempublikasikan daftar dompet lengkap, kecocokan liabilitas, atau bukti cadangan yang diaudit secara independen.
Pekerjaan on-chain sebelumnya yang diatribusikan kepada perusahaan pemulihan Recoveris menemukan bahwa bitcoin hot-wallet yang terlihat menurun dari sekitar 55,7 BTC pada Agustus 2024 menjadi 0,18 BTC pada Maret 2026. Penemuan tersebut mengukur dompet yang teridentifikasi, bukan laporan keuangan lengkap bursa, sehingga tidak dapat secara independen membuktikan total kekurangan pelanggan.
Pelanggan sekarang harus mengandalkan investigasi kriminal dan kemungkinan proses kepailitan atau pemulihan. Pertanyaan utamanya adalah apakah jaksa dapat melacak aset, mengidentifikasi pihak yang mengendalikan, dan menentukan dompet mana yang mewakili kepemilikan pelanggan.
Pihak berwenang juga harus menetapkan lokasi dan status hukum Kral. Laporan publik bahwa ia berada di luar negeri tidak mengkonfirmasi adanya surat perintah penangkapan, permintaan ekstradisi, atau temuan pidana terhadapnya.
Investigasi ini dapat mempengaruhi implementasi kerangka kerja Markets in Crypto-Assets Uni Eropa oleh Polandia. Hal ini juga dapat membentuk cara regulator menangani atestasi cadangan, kontrol kustodian, dan bursa yang beroperasi di beberapa yurisdiksi.