
Shibarium baru-baru ini menyaksikan peningkatan dramatis dalam jumlah transaksi, dengan aktivitas harian meningkat drastis dan secara sesaat menunjukkan kebangkitan momentum ekosistem. Secara permukaan, pertumbuhan semacam ini mudah diinterpretasikan sebagai peningkatan adopsi. Jaringan yang lebih sehat, lebih banyak pengguna, dan peningkatan permintaan biasanya tersirat dari lebih banyak transaksi.
Masalahnya adalah susunan dasar transaksi-transaksi tersebut menyajikan pandangan yang berbeda. Pemeriksaan lebih dekat pada feed transaksi mengungkapkan bahwa sejumlah besar aktivitas terdiri dari operasi bernilai nol asli (zero-native-value).
Setiap transaksi yang terlihat dalam sampel yang diamati memiliki label "Value 0 BONE," dan sebagian besar diklasifikasikan sebagai panggilan kontrak (contract calls) daripada transfer dompet langsung. Metode seperti commit dan transmit, bersama dengan tujuan berulang seperti CommitStore dan OffRamp, terkait dengan interaksi yang paling sering.
Transaksi-transaksi ini bukan tidak berarti, tetapi juga bukan perilaku pengguna yang umum. Nilai nol asli (zero native value) hanya menunjukkan bahwa bidang transaksi utama tidak berisi token BONE apa pun. Alih-alih menjadi transfer ekonomi, operasi ini berinteraksi dengan smart contract, dan dalam kasus khusus ini, tampaknya konsisten dengan proses tingkat infrastruktur.
Sistem komunikasi lintas-rantai (cross-chain), terutama yang menyerupai arsitektur CCIP Chainlink, terkait dengan CommitStore dan OffRamp.
Transaksi seperti commit dan transmit merupakan bagian dari proses batching, pengiriman pesan, dan validasi antar rantai dalam kerangka kerja tersebut. Alih-alih pengguna individu mentransfer uang, transaksi ini dilakukan oleh sistem otomatis atau jaringan oracle terdesentralisasi.
Perbedaan ini penting karena mengubah cara volume transaksi harus dipahami. Panggilan kontrak otomatis (automated contract calls) berpotensi untuk sangat meningkatkan metrik aktivitas tanpa secara akurat mencerminkan permintaan pengguna. Meskipun memberikan kesan jaringan yang sibuk, aktivitas ini mungkin tidak menghasilkan likuiditas yang lebih tinggi, lebih banyak pengguna, atau throughput ekonomi yang lebih tinggi.