
OpenAI telah mengindikasikan bahwa pencatatan publiknya yang telah lama dinantikan dapat terjadi dalam tahun depan setelah CEO Sam Altman dilaporkan mendiskusikan kemungkinan jadwal IPO dengan para karyawan.
Menurut laporan Reuters yang mengutip The Information, Altman mengatakan kepada karyawan bahwa OpenAI dapat go public dalam setahun, meskipun ia menekankan bahwa waktu pelaksanaannya masih dapat berubah.
Laporan tersebut menyatakan bahwa perusahaan baru-baru ini mengajukan draf pernyataan pendaftaran rahasia kepada regulator AS, memberinya opsi untuk melanjutkan penawaran ketika kondisi pasar dan prioritas internal selaras.
Saat mendiskusikan pengajuan tersebut, Altman dilaporkan mengatakan bahwa pengajuan awal memberikan fleksibilitas. Reuters melaporkan bahwa ia menggambarkan proses tersebut sebagai cara untuk menjaga opsi strategis tetap terbuka, memungkinkan OpenAI untuk mempercepat rencana jika keadaan menjadi menguntungkan atau menundanya jika tetap menjadi perusahaan swasta menawarkan lebih banyak keuntungan.
Minat investor semakin meningkat karena OpenAI terus mencatat pertumbuhan pesat. Awal tahun ini, perusahaan mengungkapkan bahwa mereka mengumpulkan $110 miliar dengan valuasi $840 miliar, menurut The Information. Pendukung dalam putaran pendanaan tersebut termasuk SoftBank, Amazon, dan Nvidia.
Angka operasional terbaru telah menambah ekspektasi seputar potensi pencatatan saham. OpenAI sebelumnya melaporkan lebih dari 900 juta pengguna ChatGPT mingguan dan lebih dari 50 juta pelanggan konsumen. Angka-angka tersebut dirilis sebelum pengajuan rahasia tersebut dipublikasikan.
Pertumbuhan pendapatan juga telah dipercepat. OpenAI mengatakan pada bulan Maret bahwa mereka menghasilkan sekitar $2 miliar dalam pendapatan bulanan. Perusahaan telah melaporkan sekitar $1 miliar dalam pendapatan triwulanan pada akhir 2024, menyoroti seberapa cepat penjualan telah berkembang dalam periode yang relatif singkat.
Menurut The Information, OpenAI juga telah menyiapkan penawaran tender untuk saham yang ada. Laporan yang dikutip oleh Reuters menunjukkan bahwa saham dalam transaksi pribadi diperdagangkan mendekati $687, sementara laporan sebelumnya menunjukkan bahwa perusahaan pada akhirnya dapat mencari valuasi mendekati $1 triliun dalam penawaran publik.
Belum ada persyaratan IPO resmi, detail harga, atau jadwal pencatatan yang diungkapkan.
Pengajuan OpenAI datang ketika beberapa perusahaan kecerdasan buatan profil tinggi bersiap untuk debut pasar publik. Awal bulan ini, pesaing OpenAI, Anthropic, juga secara rahasia mengajukan dokumen untuk IPO, menurut laporan sebelumnya.
Pada saat yang sama, perhatian tetap tertuju pada penawaran umum perdana SpaceX yang diusulkan. Seperti yang sebelumnya dilaporkan oleh crypto.news, perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk sedang mengejar IPO senilai $75 miliar yang dapat menilai bisnis tersebut sekitar $1,75 triliun, menjadikannya penawaran umum perdana terbesar dalam sejarah AS jika diselesaikan. Penawaran tersebut diperkirakan akan mulai diperdagangkan paling cepat pada Jumat, 12 Juni.
Kesepakatan tersebut telah menarik kritik dari Senator Elizabeth Warren, yang mendesak SEC untuk menunda pencatatan tersebut karena kekhawatiran perlindungan investor dan tata kelola.
Sementara itu, para bankir yang dikutip oleh The Information mengatakan penawaran AI besar seperti OpenAI dan Anthropic dapat menarik modal dari kandidat IPO yang lebih kecil. Pada saat yang sama, mereka mencatat bahwa debut yang sukses dapat mendorong perusahaan tambahan untuk memasuki pasar publik, menciptakan ujian penting bagi permintaan investor akan saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi.