
OpenAI telah secara rahasia mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di AS seiring perusahaan-perusahaan AI besar bergerak menuju pasar publik. Pembuat ChatGPT tersebut tidak mengungkapkan ukuran atau ketentuan dari pencatatan yang direncanakan.
Laporan mengatakan perusahaan mungkin mencari valuasi hingga $1 triliun. Pengajuan ini datang seiring Anthropic dan SpaceX juga mengejar debut besar di pasar saham.
Menurut laporan tersebut, OpenAI dapat menyelesaikan debut pasarnya paling cepat pada bulan September. Valuasi $1 triliun akan menempatkan perusahaan di antara kandidat IPO terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Pengajuan ini mengikuti periode pertumbuhan pendapatan yang pesat dan meningkatnya permintaan akan alat AI. Investor terus mencari eksposur publik terhadap perusahaan kecerdasan buatan. OpenAI telah menjadi salah satu perusahaan yang paling diawasi di sektor ini.
OpenAI mengatakan awal tahun ini bahwa mereka mengumpulkan $110 miliar dengan valuasi $840 miliar. Para pendukungnya termasuk SoftBank, Amazon, dan Nvidia, menurut laporan tersebut. Perusahaan juga mengungkapkan lebih dari 900 juta pengguna ChatGPT mingguan. Dikatakan ChatGPT memiliki lebih dari 50 juta pelanggan konsumen. Angka-angka tersebut muncul sebelum pengajuan IPO rahasia.
Pada bulan Maret, OpenAI mengatakan menghasilkan pendapatan bulanan $2 miliar. Perusahaan juga mengatakan tingkat pertumbuhannya melampaui perusahaan era internet dan seluler sebelumnya. Pada akhir tahun 2024, OpenAI menghasilkan sekitar $1 miliar pendapatan triwulanan. Angka pendapatan terbaru menunjukkan peningkatan tajam dari tingkat tersebut. Perusahaan belum merilis ketentuan IPO baru.
Anthropic juga secara rahasia mengajukan IPO di AS pada hari Senin. Perusahaan ini telah menjadi salah satu pesaing terbesar OpenAI melalui produk Claude AI-nya. Alat Claude Code-nya telah mendapatkan permintaan dari pengembang perangkat lunak. Anthropic juga memasarkan model canggih untuk tinjauan kode dan penelitian kerentanan. Perusahaan baru-baru ini mengumpulkan $65 miliar dengan valuasi $965 miliar.
SpaceX juga telah mengajukan IPO yang bisa menjadi yang terbesar dalam sejarah. Laporan mengatakan perusahaan Elon Musk mencari penawaran $75 miliar. Kesepakatan itu akan menilai SpaceX sekitar $1,75 triliun jika selesai. Pasar prediksi telah memperkirakan OpenAI akan mengajukan sebelum Anthropic. Kedua pengajuan AI kini menambah tekanan pada kalender IPO AS.
Bankir yang dikutip dalam laporan tersebut mengatakan penawaran AI besar dapat mempengaruhi pencatatan yang lebih kecil. Mereka mengatakan kesepakatan besar dapat menyerap modal dari IPO lain yang direncanakan. Namun, pengajuan tersebut juga dapat meningkatkan aktivitas di pasar IPO AS. Investor kini menimbang perusahaan AI swasta besar terhadap permintaan pasar publik. Penawaran ini akan menguji selera terhadap saham teknologi berpertumbuhan tinggi.
Pengajuan IPO OpenAI mengikuti perubahan dalam kemitraannya dengan Microsoft. Microsoft telah menginvestasikan sekitar $13 miliar di OpenAI sejak 2019. Hubungan itu membantu mendukung pertumbuhan OpenAI dan permintaan cloud Azure. OpenAI kemudian menegosiasikan ulang kemitraan untuk mengejar kesepakatan dengan Amazon dan Google. Perusahaan terus mencari modal untuk pengembangan AI canggih.
OpenAI dimulai pada tahun 2015 sebagai organisasi penelitian nirlaba. Perusahaan ini menciptakan unit nirlaba pada tahun 2019 untuk mendanai pengembangan AI yang mahal. Strukturnya menarik pengawasan pada tahun 2023 setelah CEO Sam Altman sempat kehilangan jabatannya. Karyawan menolak, dan Altman kembali beberapa hari kemudian. Pada Desember 2024, OpenAI mengusulkan struktur perusahaan manfaat publik.
Elon Musk kemudian menggugat OpenAI dan menuduh perusahaan menjauh dari misi aslinya. Juri AS memutuskan menentang Musk pada bulan Mei. Putusan tersebut menyatakan OpenAI tidak bertanggung jawab kepada Musk atas klaim tersebut. Putusan tersebut menghilangkan masalah hukum sebelum pengajuan IPO. OpenAI belum berkomentar secara publik mengenai waktu pencatatan akhir.