
Bursa kripto Gemini telah meluncurkan Agentic Trading, menandai pertama kalinya bursa AS yang teregulasi menawarkan integrasi agen AI langsung untuk perdagangan otomatis.
Platform ini beroperasi melalui Model Context Protocol (MCP), sebuah standar terbuka yang menyediakan akses API langsung bagi agen AI untuk menjalankan tindakan atas nama pengguna. Gemini mengintegrasikan seluruh API perdagangannya dengan MCP, memungkinkan model AI untuk mengakses semua fitur bursa.
Sistem ini mencakup Keterampilan Perdagangan (Trading Skills) modular, atau fungsi yang sudah ada yang dipanggil oleh agen AI untuk melakukan tugas tertentu. Bursa ini diluncurkan dengan tiga modul awal: Dapatkan Data Pasar (Get Market Data) untuk informasi harga real-time, Temukan Spread (Find the Spread) untuk analisis bid-ask, dan Ambil Candle (Retrieve Candles) untuk data harga historis.
Trader dapat menghubungkan model AI apa pun yang kompatibel dengan MCP, termasuk Claude dari Anthropic dan ChatGPT dari OpenAI, untuk menjalankan strategi mulai dari pesanan beli dan jual dasar hingga posisi multi-leg yang kompleks. Bursa ini memposisikan peluncuran ini sebagai bagian dari transformasi yang lebih luas dalam interaksi pasar keuangan.
“Kami percaya kita berada di awal pergeseran fundamental dalam cara orang berinteraksi dengan pasar keuangan,” tulis Gemini dalam postingan blognya. “Perdagangan agen (Agentic trading) bukan hanya sebuah fitur. Ini adalah paradigma baru di mana AI menangani eksekusi, pola, dan disiplin, sementara Anda fokus pada strategi dan tujuan.”
Pada bulan Februari, Gemini mengatakan akan memangkas 25% tenaga kerjanya saat merampingkan operasinya, meninggalkan bisnisnya di Uni Eropa, Inggris Raya, dan Australia untuk mempertajam fokusnya pada Amerika Serikat. Bursa tersebut mengatakan akan meningkatkan penggunaan AI untuk menjadi lebih efisien dengan tim yang lebih kecil.
Saham Gemini sedikit naik hari ini, naik sekitar 0,25% sejak pembukaan perdagangan menjadi $4,40 baru-baru ini. Meskipun naik sekitar 7% dalam sebulan terakhir, saham GEMI telah turun lebih dari 55% sejak awal tahun.
Protokol lain sedang membangun jembatan serupa antara AI dan infrastruktur kripto. Protokol x402, yang diinkubasi oleh Coinbase dan sekarang di bawah Linux Foundation, menyediakan akses bot AI ke dompet dan alat kripto. Sementara itu, Machine Payments Protocol—yang dikembangkan oleh jaringan Tempo yang didukung Stripe—memungkinkan pembayaran otomatis antar-mesin.