BerandaPusat Berita LBank
Open interest Bitcoin naik seiring penurunan harga meningkatkan risiko likuidasi
bitcoin-open-interest-rises-as-price-drop-raises-squeeze-risk
Open interest Bitcoin naik seiring penurunan harga meningkatkan risiko likuidasi
Harga Bitcoin jatuh sementara *open interest* naik, menunjukkan *trader* menambah *leverage* selama pasar melemah. Kenaikan *open interest* selama *sell-off* dapat meningkatkan risiko likuidasi jika harga bergerak tajam. Crypto.news melaporkan Bitcoin jatuh di bawah $60.000 karena likuidasi melewati $1,7 miliar.
2026-06-07 Sumber:crypto.news

Trader Bitcoin mengamati penyiapan derivatif yang tegang setelah analis on-chain Maartunn menunjukkan penurunan harga BTC sementara open interest bergerak lebih tinggi.

Ringkasan
  • Harga Bitcoin turun sementara open interest naik, menunjukkan trader menambahkan leverage selama pelemahan pasar.
  • Peningkatan open interest selama aksi jual dapat meningkatkan risiko likuidasi jika harga bergerak tajam.
  • Crypto.news melaporkan Bitcoin turun di bawah $60.000 saat likuidasi melampaui $1,7 miliar.

Penyiapan ini menunjukkan bahwa trader menambahkan posisi futures baru sementara Bitcoin tetap di bawah tekanan. Hal ini dapat meningkatkan risiko jangka pendek karena leverage yang ramai seringkali membuat pergerakan harga lebih cepat ke kedua arah.

Harga Bitcoin Turun saat Open Interest Naik

Maartunn membagikan peringatan sederhana mengenai struktur pasar Bitcoin, mencatat bahwa harga bergerak turun sementara open interest bergerak naik. Open interest melacak kontrak futures aktif yang tetap terbuka.

Ketika open interest meningkat selama penurunan harga, ini sering berarti trader menambahkan posisi baru ke dalam kelemahan. Posisi-posisi ini bisa berupa short yang bertaruh pada penurunan lebih lanjut atau long yang mencoba menangkap pemulihan.

“Bitcoin: Harga turun, Open Interest naik,” tulis Maartunn dalam postingannya.

Sinyal ini tidak menunjukkan arah dengan sendirinya. Ini menunjukkan bahwa leverage sedang dibangun sementara pasar spot tetap lemah. Hal itu membuat pergerakan berikutnya lebih sensitif terhadap likuidasi.

Mengapa Peningkatan Open Interest Itu Penting

Open interest penting karena menunjukkan berapa banyak uang aktif yang ada di pasar derivatif. Kenaikan cepat dapat mengindikasikan trading yang ramai.

Jika banyak trader memposisikan diri ke arah yang sama, pergerakan harga yang tiba-tiba dapat memaksa keluar dengan cepat. Itu dapat menciptakan short squeeze jika harga naik melawan posisi short, atau long squeeze jika harga turun melawan posisi long.

Inilah sebabnya mengapa trader sering mengamati open interest bersama dengan aksi harga. Kelemahan harga dengan open interest yang lebih tinggi dapat menunjukkan tekanan yang meningkat di bawah permukaan.

Ini juga menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya menarik diri dari risiko. Bahkan setelah aksi jual, trader masih membuka posisi alih-alih mengurangi eksposur.

Aksi Jual Bitcoin Menambah Tekanan pada Trader

Peringatan ini muncul setelah Bitcoin tergelincir di bawah level support utama selama penurunan pasar yang lebih luas. Crypto.news melaporkan bahwa Bitcoin jatuh di bawah $60.000 setelah data pekerjaan AS yang lebih kuat mengurangi harapan pemotongan suku bunga.

Laporan yang sama mengatakan lebih dari $1,7 miliar posisi kripto dilikuidasi ketika trader keluar dari taruhan ber leverage. Bitcoin menyentuh level terendah intraday mendekati $59.100 sebelum stabil di dekat $59.400.

Latar belakang itu membuat peningkatan open interest menjadi lebih penting. Jika leverage kembali terlalu cepat setelah gelombang likuidasi besar, pasar dapat tetap tidak stabil.

Selain itu, Bitcoin juga tetap di bawah tekanan dari arus keluar ETF dan selera risiko yang lemah. Crypto.news melaporkan bahwa ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar bersih sebesar $325,7 juta pada 5 Juni.

Trader Mengamati Support Bitcoin dan Likuidasi

Level utama yang diawasi trader adalah area $60.000. Pemulihan kuat di atas zona tersebut dapat menekan posisi short yang terlambat dan mendukung short squeeze.

Kegagalan untuk merebut kembali level itu dapat membuat penjual tetap memegang kendali. Dalam kasus tersebut, peningkatan open interest dapat meningkatkan risiko likuidasi lebih lanjut di bawah support terdekat.

Pada waktu pers, postingan Maartunn menunjukkan pasar dengan leverage lebih dari yang nyaman. Harga Bitcoin lemah, tetapi trader masih menambahkan eksposur.